"Selamat ulang tahun, Kak Lily. Umur nambah, kerutan juga nambah. Makanya jangan malas skinkeran dan olahraga dong!" Lily berdecak pelan sembari menoyor sayang kepala adik satu-satunya yang baru saja masuk ke dalam apartemen gadis itu. Hari ini Trevor memberikan ijin kepada Lily untuk tidak bekerja, karena mengetahui kalau Mamihnya dan adiknya akan datang di siang hari. Laras datang bersama Mamih, yang langsung memeluk Lily dengan erat setelah menaruh beberapa bungkusan plastik berukuran besar di atas meja. "Selamat ulang tahun, Sayang," ucap Mamih sambil mengecup kening dan pipi Lily. "Usia kamu sudah 25 tahun sekarang, semoga kamu semakin dewasa dan bijak dalam menentukan langkah yang menuntunmu ke arah yang baik." "Mamih, makasih..." kali ini Lily tak bisa membendung rasa harunya

