Waktu sudah hampir menjelang jam lima sore, jam pulang resmi perusahaan. Lily terlihat masih berkutat dengan beberapa pekerjaan yang masih belum selesai, saat pintu ruang CEO di depannya tiba-tiba terbuka. "Kamu masih belum selesai?" Lily mengalihkan pandangannya ke arah suara berat namun menyapanya dengan nada lembut. Pak Trevor yang telah keluar dari ruangannya kini berjalan hingga berada tepat di depan meja sekretaris, lalu duduk di salah satu kursi yang ada di sana. Tatapannya lekat mengawasi setiap gerak gerik sekretarisnya yang sedang memberikan cap logo perusahaan pada dokumen, seakan tidak ingin melewatkan satu detik pun. "Uhm... sedikit lagi sih. Bapak mau pulang sekarang?" "Saya akan menunggu kamu," tukas Trevor sambil tersenyum. "Ingat kan dengan janji kamu semalam, hm?"

