“Kamu ngapain ke sini pagi-pagi?” Rea berdiri di teras dan terkejut melihat Robert berdiri di depan pagar. “Mau jemput dan bawa kamu jalan-jalan.” “Tapi ini kan Sabtu, nanti sore aku ada latihan,” ujar Rea setelah berdiri dekat pagar. “Sore kan? Kita pergi sekarang nanti sore tetep aku anterin kamu ke tempat latihan.” Rea menatap Robert dengan perasaan kesal, dan geli yang bercampur jadi satu.“Sebenernya kamu mau bawa aku ke mana? Kok kayaknya agak aneh?” Robert tersenyum kecil mendengar sedikit nada curiga dalam suara Rea. “Udah, jangan banyak tanya, bisa kan? Sekarang mandi terus kita pergi, mumpung masih pagi.” Sebenarnya, Rea enggan untuk pergi bersama Robert, dan lebih ingin di rumah saja. Namun, dia juga tidak bisa menolak ajakan Robert, karena pemuda itu akan terus mencari ca

