“Aaric bisa menebak ulang tahunku. Bukankah ini keren?” ucap Lisa. Setelah Aaric mengatakan bahwa ia mengintip kartu identitasnya di dompet, oleh karenanya Aaric bisa tahu tanggal lahir Lisa. Tapi ada satu hal yang terlewat. Setelah di cek, yang mengejutkan adalah Aaric sepertinya tidak benar-benar mengintip, karena kartu identitas Lisa sedang proses pembaharuan di kantor pencatatan sipil, sehingga tidak ada di dompetnya. “Kau yakin?” tanya Isabel agak serius. “Benar, Bibi. Masa kau tidak percaya. Ini sudah kali ke dua Aaric bisa melakukan hal seperti itu. Kupikir pasti ada sesuatu dalam dirinya,” Lisa pun serius. “Kurasa juga begitu. Awasi dia terus, Sayang. Tapi pastikan, berpura-puralah kau tidak tahu apa-apa,” kata Isabel. “Baik, Bi,” Isabel mengeluarkan isi belanjaan yang ia baw

