Satu-Satunya

1036 Kata

Zam lupa jika anak-anak di kuil sudah tiada, sudah dihabisi oleh hantu kabut. Dan kini … hanya dia yang tersisa? Ini bukan berita baik. Mulut Zam sedikit ternganga. Jika hanya dia yang tersisa, jika hanya di satu-satunya si Mata Emas yang masih hidup di tanah Zhuro, bukankah ia yang sudah pasti menjadi sasaran utama bagi Suku Cors? “Maka dari itu kami di sini, Nak.” Leah seakan tidak peduli dengan reaksi Zam. Ia terus mengucapkan apa yang ingin ia ucapkan. “Kami di sini untuk …, ya, menanyakan beberapa hal.” “Beberapa hal?” beo Zam. “Ya. Kami ingin menanyakan tentang yang terjadi di dalam ruangan si pemimpin hantu kabut,” timpal Korf. “Kami pikir sesuatu yang hanya kau ketahui di sana bisa membantu kami untuk melindungimu. Mungkin kau tahu kemampuan macam apa yang dimiliki si pemimpin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN