BAB 19

1189 Kata

            Obat dari dokter sangat manjur. Hanya butuh waktu beberapa hari luka di lututku mengering dan hanya dalam waktu sehari rasa ngilunya hilang. Selama Vino tidak ada di rumah, Bibi Farah sering berkunjung ke rumah. Dia baik sekali. Seperti saudara sendiri saja. Bibi Farah tidak segan membantu pekerjaan rumah. Walau aku tahu niatnya tulus, tapi Vino menitipkan sejumlah uang untuk Bibi Farah. Aku baru tahu kalau kemampuan finansial Bibi Farah tidak begitu baik. Setelah kemarin aku berkunjung ke rumahnya. Suami Bibi Farah tidak bisa bekerja karena kondisi fisiknya yang tidak sehat. Ia menghabiskan hari-harinya dengan berkebun sayuran seadanya.             Rasa rindu pada Mam menyergapku. Aku belum mengabarinya tentang keadaanku. Aku berjalan menuju telepon rumah dan mulai memencet

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN