"Apa lagi yang kamu inginkan, Sis? Perceraian kita sedang berlangsung dan aku nggak mau rujuk." Sabian menatap malas pada Siska yang saat ini tampak berdiri di depan pintu rumah kontrakan Sabian. Tahap mediasi keduanya gagal. Sabian tidak mau rujuk. Alasan yang dipakai oleh laki-laki bodoh itu adalah, Siska hamil dengan laki-laki lain. Sabian mengatakan di depan hakim jika selama menikah tidak pernah tidur satu kamar dengan Siska. "Apa tidak ada kesempatan agar aku bisa berubah. Aku tidak akan keberatan jika kamu masih berhubungan dengan Anggi. Dia cantik, pandai, dan seorang gadis baik. Video-nya viral di media sosial bersama dengan orang dengan gangguan jiwa," kata Siska dengan nada lembut. Cinta yang datang terlambat itu membuat Siska sadar, tidak ada laki-laki sebaik Sabian di duni

