Sabian tersenyum getir, mereka berdua meninggalkannya seorang diri di parkiran mobil milik Jago Mutu ini. Anggi jelas ikut masuk ke mobil Luka saat ini. Hari sudah gelap dan mereka masih di jalan; macet. Sepanjang perjalanan, mereka hanya diam; sibuk dengan pikiran masing-masing. "Nggi, kamu mau aku antar ke kontrakan?" tanya Luka dan membuat gadis yang meninggalkan motornya di parkiran kantor itu menoleh. "Pak, boleh nggak, kalo balik ke parkiran motor kantor. Saya baru ingat motor saya ketinggalan." Anggi meminta Luka mengantarkannyan kembali ke kantor. "Jadi, Sabiantama itu mantan kamu?" Entah mengapa justru Luka membahas masa lalu Anggi. "Artinya, kamu pengen lihat dia masih di sana atau tidak," lanjut Luka yang saat ini mendadak cemburu buta pada Anggi. Luka merasa rendah diri, Sa

