Rasanya 'Jajan'

1434 Kata

Tin! Tin! Tin! Tiiiiin!!! Thea memandang lurus ke depan. Mencoba mengenyahkan peristiwa memalukan yang baru saja terjadi padanya. Namun wajah manusia yang saat ini tengah membunyikan klakson di dalam mobil yang terparkir tepat di depan Thea, membuat fokus gadis itu berantakan. Tak lama kemudian, kaca pintu samping kemudi terbuka, memperlihatkan wajah si pemilik mobil berwarna putih yang sedari tadi tak kunjung pergi dari hadapan Thea. “Naiklah ke mobil gue, gue anterin elo pulang.” Abian mengabaikan rasa malu yang sebenarnya tersimpan dalam hati. Rasa iba pada gadis yang menjadi teman satu liftnya tadi jauh lebih kuat dibanding rasa kesal karena aset pribadinya disentuh. Thea tak bergeming sedikitpun. Jasa kendaraan yang dipesannya lewat aplikasi ternyata belum juga datang. Membuatny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN