Bab 26

1289 Kata

"Kenapa senyam-senyum sendiri?" tanya Fatih dengan ketus. Rani yang melihat Fatih baru saja keluar dari kamar mandi pun terhenyak karena melihat separuh diri Fatih yang polos berotot. Rani bingung membalik badan dan mencari sesuatu untuk menutupi matanya. Rambut basah dengan sisa aliran air yang membasahi tubuh, membuat Fatih terlihat begitu maskulin. Hanya saja, sikap ketusnya yang membuat Rani selalu naik pitam. "Carikan pakaianku!" tegas Fatih. Ia masih berdiri dengan kaki menekan kain di lantai depan kamar mandi. "Cari aja sendiri," balas Rani masih dengan nada tak peduli. Fatih mencebik. Ia membuka kopernya dan mencari pakaian yang pas untuk siang ini. Kebetulan, udara sejuk sangat cocok memakai pakaian berbahan katun. Tanpa sadar, mereka sama-sama memakai pakaian yang bercor

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN