Bab 27

1210 Kata

Lepas menemui Alin, Fatih pun pulang. Namun, hari sudah tak terang lagi. Sudah pukul sebelas malam. Sepeda motor telah ia matikan dan pintu gerbang ia tutup. Kebetulan satpam belum bisa masuk karena alasan sakit. Kedua alis Fatih hampir bertautan karena melihat rumah dalam keadaan sepi pun dengan gelap gulita. Fatih dengan langkah pelan mencoba masuk. Ia langsung merambat dinding dan menyalakan lampu. Namun, yang ia lihat seperti telah terjadi sesuatu. Barang pecah belah telah berserakan di lantai. Seisi ruang kepala langsung tertuju pada Rani. Fatih berlari mencari gadis itu ke kamar. Akan tetapi, setelah sampai sana ia juga tak menemukan sesuatu. "Ran!" Fatih panik. "Rani!" Sekali Fatih berteriak dan mencari semua sudut ruangan tetapi nihil. Fatih kebingungan dan ia sampai berget

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN