14. HATI YANG MASIH MEMBENCI

1280 Kata
Sore harinya Desta mendatangi cafe Velov sendirian. Dia langsung mendaratkan bokongnya di sofa empuk ruangan Velov. “liburan ke Bali gak ajak-ajak lo, mentang-mentang udah punya pacar sekarang” protes Desta setelah sedikit menyandarkan tubuhnya lelah. “gue gak ada rencana liburan, bang Sam yang waktu itu nyeret kesana buat ketemu sama penanggung jawab pambangunan resort gue dan sekalian liburan tipis tipis” jelas Velov sambil berjalan menghampiri Desta dan duduk di sebelah laki-laki itu. “lagian males juga ngajakin kalian berdua, yang ada gak jadi liburan malah berantem mulu” sindir Velov. “bukan salah gue dong, si Cindy aja tuh yang keterlaluan terlalu urusin urusan orang” bela Desta tak mau di salahkan. “yakiin Cindy kayak gitu?” tanya Velov, dia juga tidak ingin membocorkan perasaan Cindy ke Desta. Biar Cindy sendiri yang memberi tahu perasaannya kepada laki-laki itu jika memang ingin. “lah lo kan liat sendiri gimana sikap dia akhir-akhir ini, masak marah-marah liat gue lagi enak enak. Kayak baru tau aja kebiasaan gue.” Cerocos Desta menggebu tak mau kalah. Velov hanya mengedikan bahu untuk menanggapi ocehan sahabatnya itu. Dia tidak mau terlalu ikut campur masalah mereka, dia juga tidak ingin nantinya terkesan membela salah satu dari mereka berdua, karena mereka berdua sama-sama sahabatnya. “lo mau minum apa? Biar gue maintain Winda” tanya Vvelov. “turun aja yuk Vel, sekali kali nongkrong dibawah gitu. Siapa tau ntar ada yang bening” sahut Desta yang langsung menarik tangan Velov untuk turun. Mau tak mau Velov mengikuti kemauan laki-laki itu untuk duduk di cafenya sambil nongkrong. Setelah mendapatkan tempat duduk di pojok, Velov memanggil Winda untuk meminta menyiapkan minuman dan camilan yang diinginkan Desta. Tak berselang lama pesanan mereka sudah di antarkan Winda, dan mereka menikmatinya sambil ngobrol banyak hal hingga malam tidak terasa. “ngobrol sama orang cerewet emang bikin gak kerasa ya udah malam aja” ledek Desta setelah melirik jam ditangan kirinya. “lo atau gue yang cerewet? Perasaan dari tadi lo deh yang banyak curhat tentang wanita wanita yang berhasil lo tidurin itu. Ada si Rania, Desi, Jesika, Vivi trus sapa lagi tadi yang lo bilang gunung kembarnya kecil?” cerocos Velov mengabsen satu persatu teman kencan Desta. Desta tergelak mendengar Velov berhasil menghafal nama-nama wanita teman kencannya, pake hapal kalo ada yang berukuran kecil pula. “hafal bener lo nama-namanya?” tanya Desta yang masih terbahak. “ya elo certain itu udah hampir lima jam pembahasan tentang mereka, serasa lagi kuliah gue. Jadinya hafal tuh nama nama” kesal Velov yang merasa obrolan nya kali ini amat sangat tidak berfaedah. “lo nya juga gak protes di ajakin ghibahin yang begituan” bela Desta. “iya juga sih ya” jawab Velov polos yang lagi-lagi mengundang gelak tawa Desta. “lo jangan ngakak aja dong, lo pasti seneng banget kan habis ngobrol sama gue. Jadi weekend ntar gue mau kita jalan-jalan dan lo ngasih gue hadiah karena udah bikin lo Bahagia hari ini. Beliin tas inceran gue ya…ya…pliss” todong Velov memanfaatkan kesempatan “duit lo udah banyak kali Vel, masih aja nargetin gue. Gue yakin lo juga masih sanggup beli 10 tas sekaligus.” Ucap Desta yang seketika memasang wajah cemberut Ketika di todong tas oleh Velov. Bukannya Desta pelit atau tidak mampu membelikan Velov tas yang di inginkannya. Tapi Desta hanya senang saja menggoda temannya itu, Desta senang Ketika berdebat dengan Velov. “udah gue gak nerima penolakan. Titik.” Tegas Velov ingin di turuti. “lo ajak Cindy sekalian deh ntar, gengsi lah kalo gue yang ngajakin. Ntar besar kepala dia dikira gue mau minta maaf sama tuh anak” cicit Desta dan di angguki Velov dengan penuh semangat. Velov tau pasti teman nya satu ini memang berhati baik, setia kawan ya walaupun sedikit b******k dan m***m kalau soal urusan perselangkangan. Tapi itu tidak menjadi tolak ukur Velov untuk berteman dekat dengan Desta, yang terpenting Desta adalah tipe teman yang baik dan setia kawan. Velov sangat menyayangi Desta dan Cindy, dia berharap urusan perasaan yang melibatkan Cindy dan Desta tidak akan merenggangkan hubungan persahabatan mereka bertiga. Semoga Cindy bisa menerima apapun yang akan terjadi kedepannya tanpa harus mengorbankan pertemanan mereka. Hari ini Desta memang melarang Velov untuk menghubungi Cindy, dia ingin menghilangkan sejenak kepenatan setelah bekerja tanpa harus ada drama drama pertengkaran, apalagi kalau yang di permalahkan tentang kebiasaan dia nidurin wanita. Setelah merasa cukup lelah dan ingin segera pulang kerumah, mereka berpencar di parkiran café dan menuju ke mobil masing-masing. Sesampainya dirumah, Velov di kagetkan dengan keberadaan Keenan yang sedang duduk di teras rumahnya. Ya karena hari ini mbok yem sedang ijin pulang kampung karena ada salah satu keponakannya yang menikah, jadinya tidak ada yang membukakan pintu dan mempersilahkan masuk laki-laki itu. “ngapain lagi sih?” sinis Velov sambil membuka pintu dan berencana langsung menutupnya tanpa mempersilahkan masuk tamunya. Namun dengan cepat Keenan langsung menyelinap masuk dan sedikit mendorong kecil tubuh langsing wanita di depannya agar memudahkan dirinya memasuki rumah. “gue gak ada nyuruh lo masuk, sekarang silahkan pulang karena ini udah malam dan gue pingin istirahat” tegas Velov yang memang benar-benar merasa sedang lelah. “yaudah istirahat aja, aku cuman pingin ketemu kamu aja kok” sahut Kenaan enteng sambil mendahului berjalan menaiki tangga. “lo ngapain kesitu?” Velov panik melihat Keenan yang berjalan menuju kamar tidur nya. “stop gue bilang!! Lo jangan keterlaluan ya” sambung Velov sudah benar-benar marah dengan sikap laki-laki itu yang seenaknya sendiri. Tanpa menghiraukan teriakan wanita itu, Keenan sudah berhasil memasuki kamar Velov dan dengan tanpa dosa langsung merebahkan badan di ranjang king size milik wanita itu. Keenan rindu rebahan di kamar wanitu itu, dulu dia sering melakukannya Ketika masih dekat dengan Love nya. Ketika insiden itu belum terjadi. Dengan langkah lebar Velov menghampiri Keenan di ranjangnya dan sekuat tenaga dia tarik tangan laki-laki itu agar segera beranjak dari tempat tidurnya. Namun Velov jelas kalah tenaga jika di banding dengan laki-laki yang kini malah berhasil menariknya dan sekarang posisi tubuhnya tepat berada diatas tubuh Keenan. Beruntungnya bibir keduanya tidak sampai menempel seperti di drama drama yang sering di tontonnya. Tapi sial nya laki-laki di bawah nya ini malah menahan pinggang nya dengan kuat hingga tubuh keduanya benar-benar menempel erat seperti perangko. Dengan nafas yang sudah terengah-engah antara menahan marah dan gairah, Velov memberanikan diri menatap mata gelap di bawahnya. “lepasin gue!! Atau jika lo macem-macem lagi gue bakalan seumur hidup ngebenci lo.” Desis velov menekan setiap katanya. Dia tidak ingin Keenan menciumnya lagi seperti yang sudah beberapa kali laki-laki itu lakukan, karena Velov takut terbawa suasana. Velov masih belum bisa melupakan kekecewaaannya dulu Ketika laki-laki dibawahnya ini meninggalkannya tanpa kata maaf setelah insiden itu terjadi. Hati nya selalu ingin membenci laki-laki ini, tapi reaksi tubuhnya berlainan Ketika Keenan mencium nya. “oke, tapi plis biarin aku seperti ini 10 menit aja” pinta Keenan setelah nya dia melepaskan tangannya dari pinggang Velov. Velov melompat dari atas tubuh Keenan, dia menjauh dan melangkah kearah kamar mandi. “oke 10 menit, gue harap sebelum gue keluar dari kamar mandi lo udah harus ninggalin rumah ini” ucap Velov acuh, dan setelahnya wanita itu masuk dan mengunci pintu kamar mandinya. Velov sengaja berlama-lama di kamar mandi, yang biasanya dia mandi hanya memerlukan waktu paling lama 15 menit, kini sudah 30 menit wanita itu masih belum keluar juga. Setelah dirasa Keenan pasti sudah keluar, velov menyelesaikan acara mandinya dan kemudian keluar mengecek kondisi kamar tidurnya. Huuufff… velov menghembuskan nafas lega Ketika di lihatnya Keenan sudah menghilang dari kamarnya, dan dia melangkah ke depan jendela untuk melihat mobil laki-laki itu. ‘syukurlah udah pulang’ cicit Velov yang melihat mobil laki-laki itu sudah menghilang dari halaman rumahnya.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN