Labirin

1408 Kata

Suara Mama berhasil membangunkanku dari tidur.   “Kak, bangun. Mama titip Cila, sebentar ya? Dia masih tidur di kamar.” Aku beranjak dari kasur, menggosok-gosokkan mata dengan kedua tangan sambil menguap.   “Mama mau ke mana?”   “Ke rumah om Reza sebentar. Istrinya sakit.” Aku mengangguk, meraih handphone di atas kasur kemudian mengikutinya turun ke bawah untuk menjaga Cila yang masih dalam tidurnya. Aku mengecek handphone, tak ada satu pun notifikasi masuk dari Andri semenjak semalam kami berpisah di depan gerbang. Setelah beberapa jam Mama dan Papa pergi. Cila terbangun, aku mengajaknya untuk mandi kemudian lanjut menyuapinya sarapan. *tingtong* Bel berbunyi dibarengi dengan suara ketukan pintu.   “Cila, makan sendiri dulu, ya? Kakak mau bukain pintu.” Ia mengangguk sambil mer

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN