Rasa tenang yang awalnya menghampiri, kini sedikit demi sedikit mulai menghilang. Merasa tenang dan terang bahwa benang merah telah ditemukan. Namun, bukan hal itu yang menjadikan ketenangan hati seorang Dipta. Terungkapnya dalang dan alasan dibalik berjaraknya hubungannya dengan Tika bukan berarti membuat Tika langsung kembali dalam pelukannya. Kalimat perpisahan yang pernah dilontarkan oleh Tika di pertemuan terakhir mereka terus menghantui Dipta hingga hari ini. Sudah berjalan satu bulan dan keberadaan Tika belum menemukan hilal hingga detik ini. Marah kepada para anak buahnya pun tidak mampu membuat Tika segera tampak batang hidungnya. Menjadikan Dipta semakin frustrasi. Setiap hari Dipta merasa takut jika ada sebuah surat yang dibawa oleh Anggun. Takut jika surat itu adalah

