Panggilan Sayang

1050 Kata

Helaan napas terdengar jelas di dalam mobil. Siapa lagi pelakunya kalau bukan Trevor Logdawn? Dia sungguh kesal dengan sikap Anrietta. Tak biasanya gadis itu bandel seperti ini. "Leon, apa tertembak bisa membuatmu kehilangan akal?" sindir Trevor ketika mereka sampai di persimpangan. Sopir tersebut mengedikkan bahu. "Saya tidak tahu, Tuan." Anrietta menatap tajam ke arah Trevor. "Anda membicarakan saya, Tuan?" tebaknya memastikan. "Menurutmu?" balas Trevor sekenanya sembari meraih sebotol air mineral. Tiba-tiba, gadis bersurai hitam tersentak. Dia terlihat panik dan tidak sengaja menyenggol siku Trevor. Akibatnya, air mineral yang dipegangnya tumpah sedikit. Membasahi karpet hitam. Trevor melotot. "Bisa diam nggak, sih? Usil banget, jadi cewek!" "Maaf, Tuan. Saya cuma teringat dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN