Sesampainya di kediaman, Trevor menawarkan, "Mau kugendong lagi, atau kakimu sudah mendingan?" Anrietta tersentak. Gadis itu gelagapan dan langsung menjawab, "Bisa sendiri, Tuan." "Oke," sahut Trevor seraya turun dari mobil. Gadis berambut hitam menarik napas lega. Mau ditaruh mana mukanya kalau betulan digendong Trevor. Ada banyak saksi mata dan mereka pasti akan menggodanya habis-habisan, seperti saat dia pingsan beberapa minggu lalu. Waktu itu, Trevor berbaik hati menggendongnya. Beruntung tidak ada saksi mata selain Cornelia. Jadi, dia aman dari nyinyiran pegawai Logdawn. Scene bridal style cukup di rumah sakit dan gang sempit saja. Anrietta belum siap mental dibegitukan di kediaman. Wajahnya bisa memerah bagai kepiting rebus. "Malah melamun. Kugendong beneran, tahu rasa!" omel

