Dari Bandara Ngurah Rai, kami pergi bersama Mas Eka ke garasi mobilnya. Di sana kami dipersilakan memilih sendiri mobil yang akan kami bawa. Ada belasan mobil terparkir yang membuat garasinya sudah menyerupai showroom. Mas Aji memilih sebuah Jazz berwarna silver. Mas Eka segera meminta seorang pegawainya mengeluarkan mobil pilihannya dan menyiapkannya. "Wihh, keren Ka, bisnismu," puji Mas Aji. "Modal ada, ilmu ada, ya dimaksimalin lah," jawabnya saat kami dipersilakan di kantornya. "Awal berapa mobil dulu?" tanyaku. "Dulu kita awal langsung 3 mobil, yah cari yang second-second murah tapi ga terlalu jelek lah, tapi ya tetep ada yang bagus juga," jawabnya. "Resiko?" tanya Mas Aji. "Ilang, nabrak, ga bayar," Mas Eka menjawabnya sambil tertawa gelak. "Ansuransi semua Mas Eka?" tanyak

