Biru Langit Terjajah Jingga

1318 Kata

Dia lalu menggamit pinggangku dan kami turun ke parkiran. Mobil yang kami pakai termasuk salah satu mobil terbaru yang dimiliki Mas Eka dan kami dibebaskan dari segala biaya selama kami di Bali. Bahkan bensinnya pun sudah dipenuhi oleh Mas Eka. "Kok baik banget ya Mas temanmu itu." "Iya, kaya, tapi ga sombong, baik juga ke semua." "Tapi sepertinya ada sesuatu dengan Mas Eka sama kamu deh Mas, baiknya ga kira-kira gini," selidikku. Mas Aji tertawa gelak. "Iya tebakanmu benar." "Ada apa?" "Dulu, dia pernah kena diare berat, udah ga sanggup berdiri saking lemesnya, yang bawa ke rumah sakit aku dan di sana dehidrasi yang nungguin ya aku, kita bolos kuliah berdua sampe ada keluarganya dari Bali datang." "Owh, pantes kan baiknya ga sewajarnya deh." "Ih, ga sewajarnya kaya apa aja," Mas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN