**** "SERANG!!" Ketika suara Yun Xiaowen menginstruksi semua yang hadir seketika bergerak maju. Suara debaman kaki yang berlari menuju sarang musuh terdengar sangat nyaring di telinga. Dengan gagah berani tiga ksatria tersebut memimpin pasukan, membabat habis segala yang menghalangi dan tanpa gentar menatap lurus makhluk suci di depan. PRANG. Suara alat perang saling beradu, suara pertama yang menandai bahwa perang telah pecah. Darah mendadak mengucur, menumpah di langit menyebabkan bau anyir yang sungguh menjijikkan bagi kaum dewa. Yun Xiaowen, Panglima Ming dan Liuu Qiang Wen tak ambil peduli. Mereka menghadapi musuh mereka masing-masing tanpa takut dengan siapa kali ini ia berperang. Panglima Ming menghunuskan pedang besinya ke beberapa prajurit langit, ia membunuhnya dengan gagah

