Akhirnya Yakin

1693 Kata

"Kiara! Tolong buka pintunya sebentar aja!" Suara Enggar terdengar seperti memohon. Mengingat Enggar baru saja melakukan kebaikan mengantar orang tuanya malam ini, Kiara kembali membuka pintu. Enggar mengabaikan panggilan Nirma dari seberang dan langsung menerobos masuk. "Mau apa?" Kiara bertanya ketus. "Mau nemanin kamu!" "Enggak usah!" Bukannya senang, suara Kiara semakin ketus. "Tapi kamu ngapain sih tidur sendiri di sini?" "Ini rumah orang tuaku. Kenapa emang kalau aku mau tidur di sini?" sahut Kiara tak mau kalah. Posisi Kiara dan Enggar saat ini saling berhadapan. "Kak Enggar! Iiih! Kalian berdua ngapain sih kok malah umek berdua di sini. Aku nungguin udah dari tadi tahu! Ngantuk nih!" tahu-tahu Nirma sudah ada di depan pintu rumah Kiara dan langsung nyelonong masuk, me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN