Rewel

1529 Kata

"Loh, enggak jadi bantuin Nirma?" tegur Enggar melihat Kiara kembali ke kamar dengan gontai. "Udah beres semua, apanya yang dibantuin," sahut Kiara pelan. "Nirma memang gitu kalau lagi mau ke berpergian ke suatu tempat. Subuh-subuh sarapan sudah siap," gumam Egggar sambil tersenyum membuat Kiara langsung mendelik. "Kelihatannya kamu sayang banget sama adikmu ya? Maksudku adik tirimu." Enggar tertegun sejenak mendengar ucapan Kiara. Sesaat kemudian Enggar kembali tersenyum. "Emang enggak boleh? Namanya kakak ya wajib sayanglah sama adiknya. Lagian, Nirma enggak pernah memperlakukan aku seperti saudara tiri kok. Dia baik banget malah ngurusin semua keperluanku selama ini. Mulai dari makanan, sampai pakaian Nirma tahu seleraku." Kiara diam mendengar ucapan Enggar. "Tapi bukan berar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN