Tersusun Sempurna

1712 Kata

"Enggar!" Kiara menjerit kencang. Dengan napas terengah-engah ia berusaha menegakkan tubuh. "Kiara, kamu sudah bangun? Kamu enggak apa-apa? Buka pintunya?" Kiara langsung berdiri tegak mendengar pintu diketuk berulang kali dari luar. Matanya tak berkedip menyapu seluruh penjuru ruangan rumahnya. Kiara memegang tangan, kaki, dan meraba permukaan tubuhnya bergantian. Tidak ada yang berubah. Ia masih mengenakan baju yang dipakainya semalam. Dia juga masih tertidur di sofa panjang ruang tamu rumahnya. Seluruh lampu di ruangan juga nampak menyala. "Astagfirullahaladzim ...." Kiara beristighfar berulang kali saat menyadari jika dirinya baru saja mengalami mimpi yang sangat buruk. "Kia! Kamu sudah bangun?" Enggar kembali memanggil sambil mengetuk pintu kembali dari luar. Kiara mengatu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN