“Kakek, tolong hentikan, dia sudah mengeluarkan banyak darah. Ini pasti sakit sekali.” Madeline segera berlari dan menghalangi tubuh Jeremy dari atas. "Tolong jangan pukul dia lagi." Mendengar Madeline memohon, Charles akhirnya mengalah. Ia meletakkan tongkat itu lalu menghela nafas panjang. “Bawa dia pergi! Aku tidak mau melihatnya lagi!” “Baik, Kakek.” Madeline mengangguk lalu melirik ke arah Richard. “Richard, tolong bantu aku.” Lima menit kemudian, Madeline dan Richard sampai di kamar mengantarkan pria itu. “Apa itu menyakitkan?” Suara Madeline bergetar ketika melihat luka yang ada di sekujur tubuh suaminya. Darah yang membekas, membuat Madeline yakin bahwa rasanya pasti sangat pedih. “Bertahanlah, aku akan mengobati lukamu,” ucap Madeline buru-buru mencari kotak P3K. S

