Kehilangan tak lebih menyakitkan dari pada tak dianggap kehadirannya. Itulah yang saat ini mendera hati Adiva. Dirinya hanyalah korban dari keadaaan yang membuatnya tak mampu berbuat apa-apa selain menangis dan pasrah. Satu jam yang lalu kabar kepulangan Azzam dari rumah sakit membuatnya semakin gelisah. Adiva sadar saat Azzam pulang nanti saat itulah penderitaan yang sebenarnya baru akan dimulai. Membayangkan saja Adiva sudah takut untuk menghadapinya. Dirinya hanya seorang gadis muda yang dipaksa dewasa sebelum waktunya. Gadis yang baru mengenal arti cinta yang sesungguhnya setelah patah hati. Azzam lah yang mengenalkan padanya bahwa cinta itu membebaskan dan mengikhlaskan. Membebaskan semua kisah cinta masa lalu sebagai pelajaran dan mengikhlaskan segala takdir Allah dengan semakin me

