Rindu menatap nanar suaminya menghilang ditelan pintu. Menyadari bahwa pergerakan bayi dalam perutnya yang membuat pria itu pergi. Tapi tidak masalah. Lebih baik seperti ini. Tanpa Langit, Rindu merasa lebih tenang. Sedang di luar ruangan Langit mengepalkan tangan. Sebagian hatinya merasakan sesuatu yang membuncah mendapati si jabang bayi bergerak seolah menarik perhatiannya tapi sebagian lain tidak sanggup menerima. Dia harus memastikan anak siapa yang dikandung Rindu agar tidak terus menduga-duga. Besar harapannya, bayi itu berasal dari benihnya walau Langit rasa kemungkinan itu kecil. Tes DNA. Ya, dia harus membujuk istrinya agar mau melakukan tes DNA Paternitas. Sebelum itu Langit harus menemui dokter untuk menanyakan tentang prosedur dan segala risikonya mengingat usia kehamilan Rin

