Hari ini Rindu sudah diperbolehkan pulang. Pun dengan Senja yang tidak membutuhkan waktu lama untuk perawatan di rumah sakit. Luka tembaknya bisa dirawat secara pribadi di rumah. Gadis itu sudah lebih dulu melesat bersama papa dan mamanya sedang Rindu terpaksa terjebak bersama Langit. Dengan alasan keselamatan, Langit memaksa Rindu ikut pulang ke rumahnya. Penolakan Rindu tidak berarti apalagi saat Rere ikut memohon. Sang mertua tidak ingin mengambil risiko Rindu lagi-lagi jadi sasaran keganasan Morgan. Dan satu-satunya tempat yang paling aman saat ini adalah rumahnya. Sambil terus memasang wajah kesal, Rindu mengikuti langkah Langit menuju mobil. “Udah dong jangan ngambek terus.” Rindu bergeming seolah tidak mendengar apapun. “Aku nggak mungkin biarin kamu tinggal sendiri. Morgan mas

