Cit... William menghentikan mobilnya secara mendadak, membuat Elvina terperanjat kaget bahkan keningnya terbentur dashboard mobil saking kencangnya mobil terhenti. “Aw anjir!” pekik Elvina sambil mengusap keningnya, lalu menatap William dengan tatapan permusuhan. “Pak? Kalau Bapak lagi ada masalah, jangan bawa-bawa Vina!” bentak Elvina kesal. Ia sudah menahan kesal sejak tadi dan suaminya itu terus menerus membuatnya semakin kesal. “Mau ke mana?” tanya William saat melihat Elvina melepaskan seatbelt dari tubuhnya. “Pulang sendiri daripada mati sia-sia!” bentak Elvina. Rasa-rasanya ia sudah tidak kuat berada di dekat pria yang seperti kehilangan kewarasannya itu. “Pakai lagi,” pinta William tidak berniat membuka kunci pintu mobilnya. “Buka.” Elvina balik meminta agar William membu

