Setelah empat hari cuti kerja, hari ini Elvina kembali bekerja. Ia beralasan akan pulang ke Bandung kepada Dafa. Elvina hanya tak tahu, sebenarnya Dafa sudah mengetahui pernikahan dan statusnya dengan William sehingga Dafa hanya mengiyakan. Dafa mengerti, jika Elvina harus ke Turki bersama William untuk mengunjungi Mehmed dan Amy. Mustahil bagi Dafa untuk tidak memberi izin. Elvina baru beberapa jam mengerjakan pekerjaannya, tetapi Dafa sudah memintanya untuk ke ruangannya. Segera, Elvina menghadap bosnya itu. Dengan langkah anggun ia mendekati Dafa dan mengangguk sopan saat tepat di hadapan pria itu. “Pak Dafa memanggil saya?” tanya Elvina lemah lembut. “Silakan duduk.” Dafa mengangguk sekilas dan Elvina segera mematuhinya, duduk dan bersiap mendengarkan ucapan bosnya itu. “Minggu d

