Setiap keinginan pasti ada kesempatan. Dan inilah yang terjadi pada Ezra. Ia sudah bertekad untuk mencari tahu tentang kakak iparnya dan kesempatan datang tidak terduga. Ia sudah menemukan satu informasi tentang kehidupan kakak iparnya. Ia keluar dari persembunyiannya. Berjalan dengan santai hingga berdiri tepat di sebelah seorang pria. "Kenapa tidak dikejar?" tanya Ezra. Pria yang berada di sebelah Ezra langsung menoleh. Lalu memandang Ezra dengan kebingungan. "Kamu siapa?" tanya pria itu. "Aku tahu namamu. Kamu, Nial kan?" ucap Ezra. "Kamu tahu dari mana? Saya tidak mengenalmu," jawab Nial. Ia merasa tidak mengenal wanita yang berada di sampingnya. Namun, setelah ia perhatikan dengan seksama, wanita yang di sebelahnya ini tidak asing. Ia jadi bertanya-tanya di dalam hati. "Apa kita

