Ezra memasuki rumah dengan santai sambil bergumam menyanyikan salah satu lagu yang ia tidak ingat judulnya. "Belum mandi udah kelayapan," ucap seseorang membuat Ezra memutar bola matanya malas. "Bukan urusanmu," jawab Ezra tanpa mau menoleh karena ia sudah tahu siapa pemilik suara cempreng yang barusan saja berbicara, siapa lagi kalau bukan kakak iparnya. Dengan mengacuhkan saja kakak iparnya yang berdiri di dekat pintu, Ezra kembali berjalan. Ia harus segera ke kamar untuk mandi dan bersiap-siap karena urusannya di butik belum kelar. "Dari mana jam segini baru pulang?" Baru saja, Ezra mau menginjakkan kaki ke anak tangga pertama, tapi harus berhenti sejenak karena mendengar pertanyaan itu. "Dari but.." "Butik, Ma." Bukan, bukan Ezra yang menjawab melainkan kakak iparnya yang sekar

