Merasa Bersalah

2429 Kata

“Ada apa denganku malam ini? Kenapa aku bisa tergoda dengannya?” gumam Rizki yang heran sendiri pada dirinya. " Bagaimana bisa aku sangat menikmati cumbuan yang tidak mendapat balasan? Aku tidak sehobi itu dengan wanita, apalagi wanita itu Kaifa," lanjutnya mengoceh. Rizki mengubah posisi tidurnya menjadi miring di tepi kasur karena ingin menatap Kaifa yang tetap pulas meskipun sudah ia nikmati seluruh bagian atas tubuhnya. "Jangan sampai tubuhmu menjadi pelampiasan gairahku lagi, karena aku yakin nanti kamu akan banyak menuntut hal konyol padaku jika tahu aku pernah mencumbumu diam-diam," ucap Rizki. Rizki kemudian menutup mata untuk menuju ke alam mimpi dengan bayang-bayang cumbuannya pada Kaifa. •••••••••••• Pagi harinya Kaifa membuka mata lebih dulu seperti biasa lalu menguap sam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN