Obrolan Tidak Bermanfaat

1770 Kata

“Bukan! Aku adalah hantu penunggu mini market ini!” Mendengar jawaban konyol Rizki, Kaifa yakin bahwa itu benar-benar Rizki—pria yang ia anggap sebagai mantan suami. “Tu—Tuan sedang apa di sini?” tanya Kaifa gugup sekaligus takut karena ia belum siap bertemu Rizki. “Menjaga jaketku agar tidak dicuri orang seperti tasmu!” ucap Rizki, ketus. Rizki ingin menunjukkan dirinya yang dulu, di saat belum ada cinta untuk Kaifa. Ia rindu masa-masa itu. Masa di mana kejahilan dan perdebatan memicu pertengkaran yang menggemaskan. Kaifa langsung menunduk melihat jaket Rizki yang ia bawa saat pergi dari rumah waktu itu. “Maaf, aku hanya meminjamnya,” ucapnya dengan tatapan takut sampai ia lupa untuk panik karena tasnya dicuri. Sungguh, Rizki rindu tatapan itu. Tatapan ketakutan yang membuat ia mera

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN