“Bukan! Rumah ini sudah tiga bulan lalu menjadi milik saya, dan saya membelinya melalui Bapak Edi. Mungkin Kaifa yang Anda maksud pemilik rumah sebelumnya dan saya tidak mengenal pemilik sebelumnya,” ucap si Pria, sopan. “Tiga bulan lalu?” pekik Rizki. “Iya, tiga bulan lalu.” “Apa Anda tahu Kaifa pindah ke mana?” tanya Rizki dengan ekspresi semakin khawatir. “Saya tidak tahu, tapi mungkin Pak Edi tahu.” Tanpa pamit ataupun berterima kasih, Rizki langsung pergi begitu saja menuju rumah Edi hingga membuat pemilik rumah menggelengkan kepala melihat kepergiannya. Begitu tiba di rumah Edi, Rizki langsung mengetuk pintu dengan kencang dan terburu-buru seperti tadi. “Pak, Kaifa tinggal di mana?” tanya Rizki begitu Edi membuka pintu. “Nak Rizki, ada apa malam-malam ke sini?” tanya Edi samb

