Chapter 8. Damian dan Lembayung

1253 Kata

Wanita modis itu berjalan mendekat dan langsung menunjuk Lembayung dengan jari telunjuknya yang dihiasi nail art. “Dia siapa, Damian?” Matanya menyapu Lembayung dari atas ke bawah dengan tatapan meremehkan. Damian baru membuka mulut untuk memperkenalkan Lembayung, tapi Lembayung sudah berbicara lebih dulu. “Aku Lembayung, pacar Bang Damian,” ucapnya penuh percaya diri sambil memeluk pinggang Damian erat-erat, seolah memproklamirkan kepemilikan. Mata wanita itu membelalak tak percaya. “A–apa? Pa–pacar?” Damian tersenyum lebar, rangkulannya pada Lembayung semakin mengerat. “Iya, Tifani. Lembayung adalah pacarku.” Tifani tertawa — tawa sinis, tangannya menutup mulutnya. “Pacar apa sugar baby-mu? Astaga ... stelah lama menduda kenapa kamu berubah jadi p*****l, sih? Pasti dia anak SMA, kan?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN