Chapter 92 : Rose Melts On Michael

1741 Kata

Darren berjalan lemas memasuki ruangan Albert, si pemilik ruangan malah tersenyum melihat Darren sembari tengah mengurus tanaman di sisi jendelanya. Darren menghempas tubuh ke kursi, menarik ke atas kemeja lengannya dan mengatur napas beberapa kali seakan telah selesai marathon dari ujung inggris sampai ke tempat ini. “Kau menghabiskan tiga jam dengan baik,” ujar Albert, sedangkan wajah Darren sudah benar-benar ingin merengek sembari menoleh kepada pria itu. “Baik bagaimana? aku mendapat pr dari mereka.” “Loh mengapa?” tanya Albert tanpa menghentikan aktifitasnya. “Mereka membanjiriku dengan banyak pertanyaan, beruntungnya waktu sudah habis jadi kuminta mereka untuk mengatakannya dan akan kubahas di pertemuan berikutnya,” tutur Darren. “Kalau begitu kau tidak mengecewakan, dan mampu unt

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN