Rose mencuri-curi pandang pada Michael yang tengah menyantap makanannya, sesekali Michael yang menyadari tatapan tersebut juga balas menatapnya dan memberikan senyuman manis sembari mengelus tangan Rose di samping meja. Sepasang kekasih yang baru saja memulai hubungan beberapa menit yang lalu ini nampaknya benar-benar tengah mabuk kepayang, Michael mengusap saus yang berada di sudat bibir Rose dan sesekali mencium tangan wanita itu sampai Rose benar-benar tersipu dengan pipi semerah tomat. “Michael, mengapa kau menyukaiku? aku sudah tua, dan memiliki anak yang sudah sangat dewasa,” tanya Rose basa-basi untuk menutupi degup jantungnya yang takut Michael sadari. “Kau cantik, sweetheart. Siapa yang tidak menyukaimu? lagipula aku yakin banyak yang mengejarmu sebelum diriku. Jika bicara soa

