" Dimana Mikaila?" ---------------- Senandung seolah menari bersama angin.. Menghiba setiap jejak jejak dirimu di hatiku.. Membaur bersama hembusan nafas di dadaku Yang bermelodikan detak jantungku.. Bagaimana bisa aku melepasmu? Karna melupakanmu artinya melupakan hidup.. - PK " Di sini.. saat aku mendengar tentangnya.. rasanya hidupku telah pergi." Alice melangkah lunglai terseok dan berat ditemani Julliant di sisinya. " Kreeeeekkkk" Bunyi menggelitik yang menyayat gendang telinganya seolah memercik nyaring bersama dibukanya pintu besi besar itu. Deg deg deg deg deg (bunyi detak jantung seolah hendak lepas dari relung dadanya) Cahaya sinar yang pertama masuk langsung memenuhi sosok lukisan di ambang tembok sana. Lukisan yang membuat air mata Alice jatuh seketika. " Valleeee

