Pagi itu, Alice melangkah menyusuri koridor istananya dengan senyum mengembang. Setidaknya, perasaannya sudah lebih tenang karna Albertus sudah bisa mengerti. Perlahan, ia menarik napas panjang sembari melihat sekeliling ruangan. Hingga... Tatapannya terkunci pada sebuah ruang terbuka. Tampak Vallen berdiam disana sembari menatap kearah jendela. Rambut tipisnya terlihat basah, ia juga tampak sedang mengancingi kemejanya. Apa dia barusaja mandi? Apakah Vallen tidur di ruangan terbuka itu? Jauh dalam diamnya.. " Dia sangat keras kepala bukan?" Sebuah suara mengagetkannya. Alice mengernyit menatap wajah Freya yang tampak tersenyum di belakangnya. " Sedang apa kau disini?" Tanya Alice mengernyit tak suka. Freya tersenyum menebak ekspresi wajah wanita didepannya. " Ini, tolong beri

