Ilusi Optik

600 Kata

"Menarik," Pak Iman tersenyum. "Jujur saja artikel itu yang menuliskannya itu pacar kamu. Kamu itu siuman dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Dan kalau dilihat-lihat, sepertinya kamu memang ada benarnya. Sepertinya memang ada dua versi cerita. Setelah baikan dan keluar nanti, langsung tulis cerita versi kamu yah." Aku spontan menggeleng. "Nggak, Pak. Aku nggak mau lagi menyelidiki rumah itu. Bahkan aku berniat resign saja dari RedemIllumination." Zafira masih memasang tampang datar. Pak Iman langsung terbahak. lalu beringsut ke arahku. Ia membisikan sesuatu ke telingaku. Warna-warna di sekelilingku langsung berubah gelap. Alunan biola paling mengerikan terdengar. Suara-suara mantra pun sama. Entah siapa pula yang melantunkan mantra-mantra itu. "...kayak kamu bisa saja keluar dari Red

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN