episode 14.3 - cobra

887 Kata
“ selamat ! kalian telah berhasil melewati ujiannya ! “ kata nero . “ ehh ? ada apa dengan kalian ? muka kalian lesu sekali “ tambahnya .  “ gak ada yang lebih mudah kah ! hampir mati kami dibuatnya ! “ kata peter . “ hehehehe “ jawab nero . “ ngomong-ngomong , kemana  sih tujuan kita ?  kok gak sampai-sampai sih ?! “ tanyaku . “ sabar , kita akan pergi ke base utama serpents ! sebentar lagi sampai , karena base kami terletak di dekat pulau “ kata nero . selang beberapa menit , kami melihat dua buah   pulau . awalnya kami melihat pulau kecil  , namun selang beberapa saat muncul pulau yang berukuran raksasa tepat berada di belakangnya . di pulau raksasa itu   kami melihat bangunan bangunan besar , gunung gunung yang tinggi dan juga terdapat kastil di pulau itu . sedang di pulau kecil , hanya ada sebuah pondok kecil disana .  “ eh ? apakah itu tempat kita , jelek sekali “ kata peter .  “ ssst , parah kamu peter “ balasku . “ ahaha , awalnya kukira begitu . lihat saja isi nya nanti . “ kata nero . akhirnya kami sampai di pulau tersebut . disana hanya ada satu pondok kecil yang terbuat dari kayu .  selain pondok itu aku  hanya melihat satu pohon kelapa .  satu persatu dari kami turun . phyton langsung memasuki pondok itu , kemudian peter menyusulnya .  saat peter memasuki pondok itu , ia terkejut karena tidak melihat phyton dimanapun .  “ hah ?!! dimana dia ? tom ! kemari ! “ teriak peter . “ iya , iya ! “ kataku sambil memasuki pondok .  “ loh kok gak ada ? “ tambahku . saat aku memasuki pondok itu , aku merasa pondok itu lebih layak dikatakan untuk tempat berjualan daripada tempat tinggal . di dalam pondok itu hanya terdapat  beberapa meja untuk makan , toilet dan sebuah  lemari berisi peralatan makan .   “ tenang , tenang . aku akan tunjukan triknya . “ kata nero . nero menghampiri lemari berisi peralatan makan tersebut dan mengambil salah satu gelas yang menurutku sedikit berbeda dengan gelas lainnya . seketika , lemari itu bergeser dan membukakan jalan menurun  bagi kami untuk masuk . saat ingin turun aku dan peter sudah merasakan aura yang sangat kuat dari dalam . kakiku bergetar setiap kali l menuruni  anak tangga . sesampainya di bawah , kami melihat seseorang berambut hijau berjubah hitam sedang duduk di kursi dan menatap kami .  “ okay , peter . aku akui ini membuatku grogi “ kataku . “ aku merasakan hal yang sama  “ jawab peter . “ hallo cobra !! apa kabar ! “ teriak nero . “ tak perlu teriak nero , aku baik baik saja . lagipula siapa mereka berdua “ kata cobra. “ mereka adalah sekutu baru kita . ini tommy dan temannya peter .  “  kata nero . “ hallo kenapa kalian gugup ? apakah kami membuat kalian takut ? “ kata cobra . “ ahh kami… kami baik baik saja …. hehe “ jawab peter terbata bata . “ mungkin ini salah phyton , dia ingin menguji kedua anak ini duluan tanpa berbicara sama sekali  “ kata nero . “ ch , phyton ! “ kata cobra . “ ya pak ! “ jawab phyton yang tiba tiba muncul dari kamar mandi . kami berdua melihat phyton disuruh untuk menghadap cobra . cobra tidak membentaknya sama sekali , dia hanya menyentuh pundak phyton dengan satu jarinya dan berkata “ jangan diulangi lagi ya !  “ seketika phyton terjatuh dan kaku .  “ tenang saja , aku hanya membuat dia terdiam selama 1 menit .  dia akan kembali seperti sebelumnya , hahaha “  kata cobra senang . melihat hal itu kami merinding ketakutan . entah apa yang dia lakukan terhadap phyton hingga ia terjatuh dan kaku . kami mencoba menutupi ketakutan kami dengan tersenyum . terlintas dipikiranku , seberapa lemah diriku ini dibandingkan monster monster disini . 1 menit kemudian phyton bangun dan meminta maaf pada cobra . nero mencoba mencairkan suasana dan mengajak kami berkeliling . kami ditunjukan kamar kami kelak dan dimana kami akan mendapat tugas . kemudian kami berdua dipanggil oleh nero untuk menghadap ke cobra .  “ selamat , mulai sekarang kalian adalah keluargaku . kalian akan aku berikan dua alat ini . pertama , alat transportasi berupa gigi taring . kedua ,  alat komunikasi berupa  pill  .   untuk berpindah tempat ke satu tempat ke tempat lain cukup sulit , maka aku membeli alat ini untuk bepergian . kalian bayangkan tempat yang ingin kalian tuju setelah itu tusuk gigi itu di depanmu , maka jalan akan terbuka dan kamu bisa pergi ke sini dengan sangat cepat .  untuk berkomunikasi , kalian bisa memakan pill ini . tidak ada efek samping jika memakannya . saat kalian ingin berkomunikasi tinggal pencet  daun telingamu dan berbicaralah . yang akan mendengarnya hanya anggota guild saja . orang lain tidak bisa dengar . selamat mencoba ! “ kata cobra .  “ ya pak ! “ kata kami bertiga  .  tak terasa hari sudah malam , kami meminta izin dari cobra untuk pulang . dengan senang hati cobra mengizinkan kami . cobra meminta kami agar besok kami  kembali  kesini karena besok akan ada sesuatu yang penting menunggu kalian . 
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN