bc

Antara aku dan Mantanmu

book_age18+
2.6K
IKUTI
10.7K
BACA
arrogant
boss
drama
sweet
like
intro-logo
Uraian

Anjani dan Bara menikah karena di jodohkan. Setelah sebulan mereka menikah Anjani mengetahui sebuah fakta ternyata Bara masih sangat mencintai mantan kekasihnya.

Sampai suatu hari mantan kekasih Bara yang telah lama hilang kembali lagi, membuat rumah tangga Bara dan Anjani semakin berantakan.

Anjani mati-matian ingin mempertahankan rumah tangga mereka, sementara Bara malah menghancurkan rumah tangga mereka.

chap-preview
Pratinjau gratis
Perjodohan.
Anjani putri sabrina gadis berusia dua puluh tahun. Mempunyai paras yang cantik. Dengan kulit putih nya, hidung yang mancung, bibir kecil yang merah alami, dan mata coklat yang sedikit sayu. Membuat semua orang yang menatap Anjani langsung kagum karena parasnya yang cantik Tapi sayang hidup nya tak sebaik paras nya, dia harus kehilangan orang tua nya saat masih duduk di bangku smp. Tepat nya lima tahun yang lalu. Setelah kepergian orang tua nya dia menjadi sebatang kara , dia tidak punya keluarga selain orang tua nya. Tapi untung nya ada sepasang kakek dan nenek yang sangat baik dan mengangkat nya menjadi cucu mereka. Mereka merawat Anjani dengan baik. Membiayai sekolah nya hingga SMA, sebenarnya mereka ingin Anjani melanjutkan sekolah nya hingga perguruan tinggi, namun Anjani menolak nya, karena merasa tidak enak kalau harus membebani keluarga angkatnya terus, bisa lulus SMA saja sudah bersyukur. Yang penting Anjani bisa sekolah. Walaupun bagi keluarga angkat nya, bukan lah hal yang berat untuk membiayai uang kuliah nya. Karena memang mereka dari keluarga yang berada. Santos Gumelar, pengusaha kaya raya pemilik salah satu perusahaan terbesar di indonesia. walau sekarang dia sudah pensiun, dan perusahaan nya di kelola oleh anak dan cucu nya. Di desa ini lah Santos dan istri nya Saraswati menghabis kan masa tua mereka. Mereka memiliki perkebunan teh dan peternakan yang besar disini. Ajani sangat bersyukur memiliki kakek dan nenek angkatnya. Mereka sangat menyayangi anjani dan memperlakukan nya dengan sangat baik. Mereka sudah menganggap Anjani seperti cucu kandungnya sendiri. "Jani...." Panggil seseorang. Anjani yang sedang duduk di pinggir Danau langsung menoleh. Anjani menoleh melihat sahabatnya Fahri berdiri di belakang nya. "Di cariin dari tadi, malah melamun di sini" ucap Fahri dengan duduk di sebelah Anjani. "Jangan banyak ngelamun entar kesambet baru tau rasa, mana di pingir danau lagi" Fahri bergidik ngeri. "Siapa juga yang ngelamun..., lagian ngapain nyari in aku?" Ujar Anjani. "Nenek sama kakek nyuruh kamu pulang." Jani mengerutkan kening nya " lah kenapa? Tumben banget..." Ujar Anjani. Fahri mengedikan bahu nya "Nggak tau... tapi tadi dirumah ada anak nya kakek sama nenek yang dari kota" Fahri memang tidak tau, dia hanya di suruh mencari Anjani saja tadi. "Pak Bimo maksud nya.." "Iya rame deh sama anak istri nya juga..." "Mungkin mereka mau jenguk kakek dan nenek kayak biasa nya" batin Anjani. Karena hampir setiap bulan mereka datang ke desa ini. Untuk melihat kakek dan nenek. "Yah ngelamun lagi... ayo pulang " ajak Fahri yang sudah berdiri lebih dulu. "Iya... iya.. yaudah ayo" ucap Anjani dengan berdiri. Mereka pun berjalan pulang bersama. *** "Asalamualaikum...." ucap Anjani setelah tiba di rumah. "Walaikumsalam..." Saut kakek, nenek dan Pak Bimo yang sedang duduk di ruang tengah. "Jani sini nak" nenek menyuruh Anjani untuk duduk di sebelah nya. Anjani pun berjalan mendekat ke arah neneknya dan duduk di sebelah neneknya. Tapi sebelum nya dia menyalami pak Bimo terlebih dahulu Pak Bimo itu anak dari kakek dan nenek angkatnya. "Apa kabar Jani?" Tanya Pak Bimo. "Baik pak..." balas nya dengan terseyum. "Bapak apa kabar?" Tanya Anjani balik. "Baik juga..." Ujar Pak Bimo. "Jani ada yang mau kita bicara kan sama kamu." ucap kakek dengan muka serius. "Ada apa kek...?" tanya Anjani dengan menoleh ke arah kakeknya. "Mmm begini..." kakeknya terlihat ragu untuk mengatakan nya. Anjani mengerutkan kening nya, dia melihat ke arah nenek nya mencoba bertanya, namun nenek nya juga sama seperti kakek nya terlihat gelisah. Seperti ada sesuatu yang ingin mereka katakan, tapi mereka ragu untuk mengucapkannya. "Apa pun yang kakek ucap kan nanti, semua keputusan tetap ada di tangan mu.." ucap Kakek dengan menghembuskan napasnya berat. Perasaan Anjani menjadi tidak enak, keputusan apa yang kakek maksud. "Dan kamu juga jangan pernah berpikir kalau kakek sama nenek egois, karena ini semua demi kebaikan mu juga." ucap Santos. Kebaikan apa, Batin Anjani semakin bingung. "Sebenar nya ada apa..?" Tanya Anjani tak sabar, perasaan nya menjadi tidak enak. "Biar aku saja yang bicara Pah." sela Bimo, saat melihat Papahnya sangat sulit untuk menyampaikan semuanya ke Anjani. "Kita berencana menjodoh kan kamu dengan Bara anak saya." ucap nya tanpa basa basi. Senyum diwajah nya luntur, Bagai di sambar petir Anjani sangat terkejut, tubuh nya jadi kaku dia tidak tau harus berkata apa. "Saya tau kamu pasti sangat terkejut, tapi saya harap kamu menerima perjodohan ini." Melihat Anjani yang tak kunjung menjawab Bimo melanjut kan ucapan nya lagi. "Kamu gadis yang sangat baik Anjani, saya harap kamu bisa merubah Bara menjadi lebih baik lagi, kamu tau sendiri bagaimana kelakuan Bara selama ini." kata Pak Bimo penuh harap kepada Anjani. "Tapi Pak... kenapa harus saya?" suara Anjani mulai begetar menahan tangis. Kenapa harus dia yang di jodohkan dengan Bara. Kenapa bukan perempuan lain saja. "Karena saya sudah mengenal kamu lama, dan menurut saya kamu yang paling cocok untuk menjadi istri Bara, gadis yang selama ini selalu bersama Bara tidak ada satu pun yang baik menurut saya, kamu juga pasti tau dari berita yang ada." Alasan utama Bimo ingin menjodohkan Bara dan Anjani adalah karena Anjani itu perempuan baik-baik. Anjani menoleh ke arah nenek nya untuk meminta penjelasan lebih. "Keputusan tetap ada di tangan mu nak... karena kau yang akan menjalankan nya nanti, nenek dan kakek akan mendukung apa pun keputusan mu." Saras mengenggam tangan Anjani memberi ketenangan kepada cucunya. Saras juga tidak mau memaksa Anjani. Apalagi pernikahan itu salah satu keputusan yang besar di dalam hidup. Apalagi kalau mereka tidak saling mencintai, maka akan semakin sulit untuk di jalani. "Iya Jani, kau bisa memikir kan nya terlebih dahulu." Sambung kakek. Kakek dan nenek tetap mendukung apapun keputusan Anjani. Walaupun Anjani tau mereka sangat berharap kalau dia akan menyetujui perjodohan ini. "Anjani kekamar dulu, permisi..." pamit nya langsung pergi kekamar nya. Bukan bermaksud tidak sopan tapi ini semua terlalu mengejutkan untuk nya. Dan Anjani tidak bisa menjawabnya sekarang. "Biar saja dia sendiri dulu untuk memikir kan semua nya." Santos menahan istri nya yang hendak menyusul Anjani. "Tapi Anjani pasti sangat sedih, aku takut dia berpikir kita terlalu egois." ucap nenek dengan sedih. Anjani pasti sangat sulit untuk menerima ini semua. "Dia tidak akan berpikir begitu, kita tau Anjani seperti apa, lagian ini juga demi kebaikan nya. menjadi cucu mantu jauh lebih baik buat dia kedepan nya, dari pada hanya sekedar cucu angkat" ucap kakek. Ini juga demi masa depan Anjani. Untuk menguatkan status Anjani di keluarga ini.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
188.7K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
233.8K
bc

TERNODA

read
198.8K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
30.5K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.8K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
60.4K
bc

My Secret Little Wife

read
132.1K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook