Suasana di dalam bunker mewah itu terasa sangat menyesakkan. Meskipun dikelilingi oleh dinding beton setebal satu meter dan fasilitas bintang lima, Widya tidak bisa tenang. Ia terus menatap monitor pengawas yang menampilkan area luar mansion yang gelap gulita. Di sampingnya, Laras tertidur pulas, tidak menyadari bahwa hidupnya sedang dipertaruhkan. Keisha duduk di meja kayu besar, tidak lagi mengenakan gaun mewah rancangan desainer. Ia mengenakan pakaian taktis hitam ketat yang menonjolkan lekuk tubuh atletisnya sebagai supermodel, namun kali ini fungsinya adalah untuk bergerak cepat dalam gelap. Di pinggangnya terselip senjata perak yang tadi ia tunjukkan pada Widya. "Mereka sudah masuk ke zona perimeter, Keisha," suara Jean, kepala keamanan, terdengar melalui walkie-talkie. "Ada tiga m

