Ketakutan Yani

1087 Kata

Zoya terpaksa pulang bersama Nabil karena lelaki itu memaksanya ikut. Pertemuan dengan Septian membuat suasana hatinya memburuk. Lelaki itu memang bermuka tebal, dia merasa masih mempunyai hak terhadapnya. Mungkin terlalu banyak menzaliminya, sel-sel di otak Septian banyak yang rusak. "Apa? Calon suami?" Septian menatap tidak percaya ke arah Zoya. Dia mencibir, "ternyata kamu tidak sebaik yang aku kira. Belum dua tahun udah gatal mau nikah lagi." Darah Zoya mendidih mendengar ucapan kasar Septian padanya, lidahnya hendak bergerak membalas, tetapi suara Nabil terdengar menyela. "Apa salahnya Zoya menikah lagi? Harusnya wanita seperti dia bisa langsung menikah setelah masa iddahnya habis, tetapi dia tidak tertarik karena ulah laki-laki seperti kamu." Entah mengapa Nabil merasa perlu iku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN