Siasat Licik.Septian

1034 Kata

Septian menutup pintu kamar kosnya dengan kasar. Matanya menatap ruangan berukuran 3 × 3 m² yang sama sekali tidak berjendela. Bila berada di kamar itu, dia tidak tahu perbedaan siang dan malam, kecuali jarum penunjuk waktu di atas boks plastik yang di dalamnya tersimpan beberapa helai pakaian murahannya. Dia kira setelah menceraikan Zoya, hidupnya akan lebih baik karena ada Mira di sisinya. Bagaimanapun wanita itu memiliki semua kelebihan yang tidak dimiliki Zoya. Mantan istrinya itu hanya bisa menadahkan tangan meminta uang, diam di rumah tanpa melakukan apa-apa, sementara dia bekerja dari pagi hingga sore. Apalagi penampilan Zoya semakin hari makin kucel saja. Terlebih saat dia mengandung, selera Septian benar-benar hancur terhadap istrinya itu. Mira, wanita itu rekan kerjanya di kan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN