Jantung Seanna semakin berdebar kencang saat mobil Andrew melewati pepohonan tinggi. Hawa sejuk yang terasa di sekitarnya menandakan bahwa mereka telah keluar dari pusat kota. Seanna berusaha mencari tahu di mana sekarang ia berada, tetapi sinyal internet yang lemah membuat pencariannya menjadi gagal. “Andrew, aku tidak mau pergi terlalu jauh. Aku harus menjaga Noah. Tadi aku menitipkannya kepada perawat.” Mendengar Seanna menyebutkan nama Noah, tekad Andrew semakin kuat untuk menjalankan rencananya. Dia tidak akan membiarkan Seanna berpaling kepada Noah apa pun yang terjadi. “Kepergian kita kali ini akan membuat kita bersatu untuk selamanya, Anna. Tidak akan ada yang bisa memisahkan kita,” jawab Andrew sengaja membuat teka-teki. Ucapan Andrew yang ambigu semakin membuat Seanna resah.

