Chapter 86

1654 Kata

Popi melihat sang anak laki-laki yang telah rapi dengan setelan jas. "Ke kantor yah hari ini?" tanya Popi. Naufal mengangguk sambil menempati tempat duduk. "Jadi beneran yah kamu nggak antar jemput Lia kerja lagi?" tanya Popi masih penasaran. Naufal terlihat berpikir selama beberapa detik lalu dia menjawab. "Lia nggak ngerestuin Opal sama Aril, Ma. Bisa saja Opal tebal muka dan ngedeketin Lia tapi dia pasti akan cuek terus dan bahkan mukul Opal. Tapi Opal punya cara lain kok agar Lia nggak akan bisa nolak kehadiran Opal di sisinya," jawab Naufal. "Jadi hasilnya?" tanya Popi. "Hasil kerja sama?" tanya Naufal Popi mengangguk. "Um." "Sesuai rencana, Om Irwan tunjuk Lia untuk jadi wakil. Dia dan Opal sempat di atas podium yang sama," jawab Naufal. Popi manggut-manggut mengerti. "Me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN