Bab 28. Sentuhan Lembut Nada

1677 Kata

Ardian menjauhkan diri dari laptop sembari memijat pelipis dan memejamkan kedua mata. Mencoba menghilangkan rasa penat setelah berjam-jam memperhatikan layar laptop. Ia lalu menengok jam tangan yang sudah menunjukkan pukul lima sore. Waktu jam kerja sudah habis. Ardian pun mematikan laptop dan membereskan dokumen-dokumen miliknya untuk ia bawa pulang. Tiba-tiba ponsel miliknya berdering. Membuat Ardian melihat ponsel miliknya. Di layar ponsel ada nama Nada. Membuat Ardian melebarkan kedua mata dan hatinya langsung senang. Ia berdehem beberapa kali sebelum mengangkat benda pipih itu. "Halo, Nada?" Sekian detik setelah Ardian menempelkan ponsel ke telinga. "Papa?!" Ardian terhenyak sesaat mendengar balasan suara Kenzi dari dalam ponselnya. Ia menjauhkan ponsel dan melihat layarnya k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN