Selama pelajaran berlangsung, aku merasa Syuja seperti sengaja menggodaku. Dia sering rebahan sambil menatapku. Kalau aku mengabaikannya, dia dengan sengaja mengetuk-ngetukkan pena ke meja. Kalau aku memunggunginya, dia akan menghela nafas, tapi tak sepelan biasanya. Beberapa kali Bintang dan Luthfi sampai menengok ke belakang. Seperti sekarang, saat aku menemukan dia sedang menatapku, sementara seisi kelas sedang konsentrasi mengerjakan latihan soal Kimia. Meskipun Bu Lily harus ke ruang guru sebentar karena ada keperluan, tak seperti biasanya murid-murid di kelasku ini menurut. Padahal biasanya mereka akan berisik kalau ditinggal keluar. Aku langsung memunggungi Syuja, karena kalau tak melakukannya, aku yakin aku tak akan pernah bisa menyelesaikan latihan soal. Syuja mengetuk-ngetu

