Gerimis turun saat kami pulang. Syuja dan teman-temannya sudah keluar lebih dulu. Saat aku keluar kelas, Farah sedang duduk di bangku yang ada di depan kelasku. "Gerimis, Kahi." Aku mengangguk. "Mau langsung pulang?" tanyaku sambil membetulkan ransel di bahu kanan. "Iya lah, nanti malah kemalaman kita." Akhirnya dia berdiri dan kami jalan beriringan menuju tangga. Suasana sekolah tak begitu ramai, karena yang tersisa hanya murid-murid kelas XII. Murid-murid kelas X dan XI sudah pulang lebih dulu 2 jam yang lalu. "Mau langsung pulang, Kay?" tanya Raka ketika kami sama-sama keluar dari ruang loker. Akhir-akhir ini rasanya memang llebih mudah menemukan sosok Raka di sekitarku daripada beberapa waktu lalu. Aku menoleh dan menganggukkan kepala. "Tapi lagi gerimis. Nggak bawa payung?"

