"Oh ya, apa isi dari kotak ini?," tanya Cella. "Buka saja sendiri, tapi jangan pernah menertawakan ku," jawab Patra. "Tergantung, jika isinya membuatku ingin tertawa aku akan tertawa namun jika isinya membuatku terpesona maka aku akan memelukmu saat ini juga," tukas Cella. Perlahan Cella membuka kotak pemberian Patra. Di sana ada secarik kertas yang terlipat rapi. Wanita itu segera membukanya karena dia tidak sabar untuk melihat apa isi tulisannya. "Ada saat dimana aku merasa berada di dimensi bernama masa lalu Menengok ke belakang dengan sendu Penuh pilu dan sembilu menyiksaku dalam kalbu Sejenak aku mengingat bahwa semua telah berlalu Namun bayang itu tak mudah begitu saja menutup lukaku Semakin aku berusaha melupakan Semakin semua itu terasa menyakitkan Aku tersiksa oleh kece

